Dian Rositawati

Dian Rositawati_360x480

Dian Rositawati (Tita) bergabung di LeIP pada tahun 2000. Saat ini, Tita menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan LeIP dan Direktur Eksekutif LeIP. Sebagai peneliti, ia sudah banyak terlibat dalam beberapa program, dan penelitian, antara lain:

  • Tim Penulis Strategi Nasional Akses Keadilan II, 2013 – 2014;
  • Tim Asistensi Implementasi Sistem Kamar pada MA, 2010 – 2012;
  • Tim Peneliti, Assessment Penanganan Pengaduan pada Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, Ombudsman dan Komnas HAM, 2011;
  • Tim Peneliti, Assessment Pengawasan Internal pada Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI, 2009;
  • Tim Penulis Konsep Ideal Peradilan, 2010;
  • Tim Peneliti, Penyusunan Mekanisme Pengawasan, Penilaian Kinerja dan Pedoman Perilaku Hakim, 2005;
  • Tim Peneliti, Cetak Biru Pengembangan Pengadilan Niaga dan Pembentukan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, 2005;
  • Tim Peneliti, Cetak Biru Pembaruan Peradilan, 2005 dan 2010.
  • Anggota Kelompok Kerja Pembaruan Peradilan Mahkamah Agung RI;

Beberapa tulisan yang dipublikasikan oleh Tita, antara lain:

  • Strengthening Public Confidence in the Court by Supporting the System of Consistency of Law”, presented at the Knowledge Platform on Security and Rule of Law, The Hague, November 2014;
  • “Reformasi Hukum di Indonesia: Membangun Istana Pasir”, Jurnal Dictum, Edisi 4, Juni 2013;
  • The One Roof System Model of Court Budgeting in Indonesia”, presented at the Seminar on Court Budgeting and Independency, Supreme People’s Court of Vietnam, 2012;
  • “Kedaulatan Negara dalam Pembentukan Hukum di Era Globalisasi”, Hukum yang Bergerak: Tinjauan Antropologi Hukum, Yayasan Obor Indonesia, 2012;
  • “Menghakimi para Hakim”, Jentera Jurnal Hukum, Volume 21, No. 6 Tahun 2011;
  • “Mengkaji Ulang Konsep Rule of Law dalam Pembaruan Peradilan di Indonesia”, Jurnal Konstitusi Volume 1 No. 1, November 2008;
  • Hukum sebagai Instrumen: Instrumen Pasar atau Instrumen Kepentingan?”, Hukumonline, 3 Juli 2009;
  • Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010 – 2035, 2010;
  • Cetak Biru Mahkamah Agung, 2003.

Tita menyelesaikan program sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Program Kekhususan Hukum, Masyarakat dan Pembangunan. Kemudian menyelesaikan program Master nya di School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London, program Law, Development and Globalization. Saat ini, ia sedang menyelesaikan program Doktoralnya di Tilburg University, Netherland. Selain menjadi peneliti, peraih British Chevening Scholarship tahun 2006 ini juga memiliki beberapa kegiatan lain, antara lain:

  • Konsultan pada berbagai lembaga internasional antara lain Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ), USAID, The Asia Foundation, Vietnam Justice Partnership Program (JPP), United Nations Development Programme (UNDP); dan
  • Passionate photographer .