Alfeus Jebabun

Alfeus Jebabun

Alfeus Jebabun, lahir Tahun 1988 di Kampung Wela, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pendidikan dasar dan menengah dia selesaikan di tempat kelahirannya. Tahun 2007, Alfeus pindah ke Jakarta untuk menempuh studi hukum di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI). Dia meraih gelar Sarjana Hukum jurusan Hukum Tata Negara Tahun 2011. Setelah tamat dari UKI, Alfeus mengikuti Karya Latihan Bantuan Hukum (KALABAHU) yang diselenggarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Tahun 2011, Alfeus menjalani masa Magang di LeIP, dan setahun kemudian, dia diangkat menjadi Peneliti. Alfeus terlibat dalam berbagai penelitian yang diselenggarakan LeIP, antara lain:

  1. Penelitian tentang Penguatan Sistem Eksekusi Sengketa Perdata di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode komparasi dengan cara melakukan studi banding ke Italy, Jerman, dan Belanda. Hasil penelitian telah dituangkan dalam buku “Penguatan Sistem Eksekusi Sengketa Perdata di Indonesia”.
  2. Penelitian tentang Putusan-Putusan MA yang layak menjadi yurisprudensi. Output dari penelitian ini adalah draf yurisprudensi Mahkamah Agung Tahun 2018.
  3. Penelitian tentang Tatacara Penyelesaian Gugatan Sederhana di Indonesia
  4. Penelitian dan Advokasi Rancangan Undang-Undang tentang Status Jabatan Hakim dan Pentingnya Undang-Undang tentang Jabatan Hakim
  5. Penelitian tentang Proses Penetapan Tersangka di Indonesia. Hasil penelitian sudah dipresentasikan di National University of Singapore (NUS).
  6. Penelitian tentang Penerapan Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan atas kerja sama Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LeIP) dengan Van Vollenhoven Institute (VVI) Leiden University.
  7. Penelitian tentang Penggunaan Bukti Tidak Langsung (indirect evidence) dalam Menyelesaikan Kasus Persaingan Usaha Tidak Sehat di Indonesia. Tulisan hasil penelitian telah diterbitkan di Jurnal Law Review-UPH, Volume XVI, No. 2 – Maret 2017.
  8. Penelitian tentang Kewenangan dan Legal Standing Komisi Aparatur Sipil Negara dalam Gugat Menggugat di Pengadilan Tata Usaha Negara.
  9. Desktop Research: Penyusunan Pedoman Uji Integritas Pelayanan Publik Pengadilan (UI-P3) bagi Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Selain terlibat dalam penelitian, Alfeus juga dipercayakan untuk mengelola jurnal Dictum, sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan LeIP. Selain itu, Alfeus juga sering terlibat dalam kegiatan asistensi pembentukan kebijakan di Mahkamah Agung. Beberapa kegiatan yang pernah dia ikuti, antara lain: terlibat aktif dalam menyusun Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana, beserta perubahannya; membantu MA menyusun yurisprudensi Tahun 2018; membantu MA menyusun landmark decision Tahun 2019. Alfeus juga sering mewakili LeIP dalam memantau dan memberi masukan dalam seleksi hakim agung, komisioner Komisi Yudisial, dan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi.
Di sela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Alfeus juga menempuh studi Magister Hukum, jurusan hukum bisnis di Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta Tahun 2016, dan tamat Tahun 2018. Selain itu, Alfeus juga aktif memberikan bantuan hukum dan menjalankan praktek advokat terutama dalam kasus-kasus perdata dan tata usaha negara. Dia diangkat menjadi Advokat Tahun 2016 di bawah naungan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Dia juga aktif menulis di blog pribadinya: parleso.id. Alfeus dapat dihubungi melalui email: alfeus.jebabun@leip.or.id.