Nur Syarifah

Nur Syarifah_320x480

Nur Syarifah (Ipe) bergabung dengan LeIP pada tahun 2004. Saat ini, peneliti yang juga dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Administrasi Peradilan di LeIP ini, terlibat dalam program kerja sama antara Pemerintah Kerajaan Belanda dengan Pemerintah Republik Indonesia dala “Judicial Support Sector Program (JSSP)” untuk Implementasi Sistem Kamar pada MA RI. Selama menjadi peneliti di LeIP, ia telah banyak terlibat dalam program dan penelitian, antara lain:

  • Penyusunan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Penyelesaian Perkara Gugatan Sederhana, tahun 2014;
  • Penyusunan Modul Pelatihan Hakim Tinggi Pengawas, Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Keadilan (Balitbangdiklatkumdil) MA RI, tahun 2014;
  • Stock Opname Berkas Perkara MA, tahun 2014;
  • Penyusunan Format Putusan Kasasi dan PK Mahkamah Agung, tahun 2011-2012;
  • Penyusunan Surat Kesepakatan Bersama MA dan KY tentang Pengawasan Hakim, tahun 2011-2012;
  • Penyusunan Perma Penyelesaian Sengketa Informasi, tahun 2011;
  • Pusat Data Peradilan (LeIP, PSHK, dan MaPPI), tahun 2010;
  • Analisis Kebutuhan Pengadilan, Program Penguatan Pengadilan HAM, Tipikor dan Kepailitan, tahun 2006 – 2007;
  • Penyusunan Sistem Rekrutmen, Promosi dan Mutasi Hakim, Program Penguatan Pengadilan HAM, Tipikor dan Kepailitan, tahun 2005 – 2006;
  • Penyusunan Kode Etik Hakim, tahun 2004 – 2005;
  • Penyusunan Manual Administrasi pada Pengadilan Tipikor, Program Penguatan Pengadilan Tipikor, tahun 2004 – 2005.

Ipe merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 2004, Program Kekhususan Hukum Internasional. Sejak tahun 2008, peneliti yang semasa kuliahnya turut membangun Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) ini juga menjadi menjadi konsultan independen Program Reformasi Birokrasi pada beberapa Kementrian/Lembaga, antara lain Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Kementrian Koperasi dan UKM, dan Badan SAR Nasional. Selain itu, peneliti yang juga pernah menjadi Asisten Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Indonusa Esa Unggul tahun 2004-2006 ini juga pernah menjadi Koordinator Kebijakan pada Fauna Flora International – Aceh Program dan Tim Asistensi Program Redesain Kehutanan Aceh, tahun 2007-2008 dan menjadi Tim Asistensi Pembaruan Kejaksaan, tahun 2008-2009.