Alfeus Jebabun

Alfeus Jebabun_320x480

Alfeus Jebabun (Alfeus) bergabung magang di LeIP pertama kali pada tahun 2011 dan menjadi peneliti LeIP pada tahun 2012. Saat ini, Alfeus diberi kepercayaan untuk mengelola jurnal “Dictum” dan memfasilitasi diskusi rutin Forum Diskusi Hakim Indonesia (FDHI).

Selama menjadi Peneliti LeIP, Alfeus telah terlibat dalam berbagai program dan kegiatan, antara lain riset mengenai Penyelesaian Gugatan Sederhana atau Small Claim Court yang dilaksanakan LeIP bersama dengan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), riset mengenai format putusan, monitoring seleksi Hakim Agung dan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi, pengumpulan data dan informasi peradilan, dan program pemanfaatan putusan Pengadilan (Web Indeks). Alfeus juga pernah terlibat dalam penelitian yang dilaksanakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait Rancangan Perubahan Undang-Undang tentang Pemerintah Daerah pada tahun 2013 dan meliput serta menulis Newsletter “Fokus Pembaruan Peradilan” yang diterbitkan oleg Tim Pembaruan Mahkamah Agung.

Alfeus mendapat gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 2011. Semasa kuliah, ia aktif dalam dunia kemahasiswaan dengan ikut mendirikan Komunitas Peradilan Semu (KPS) Fakultas Hukum UKI dan kerap menulis di kolom Kompas Kampus. Sampai saat ini, peneliti yang juga tercatat sebagai anggota Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dari tahun 2011 telah beberapa kali mempublikasikan karyanya, yaitu “Sistem Rekrutmen Hakim Agung”, yang dipublikasikan dalam Jurnal “Dictum” Vol. III, dan dipresentasikan dalam Focus Group Discussion tentang “Penguatan Peran Komisi Yudisal”, yang dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, serta “Menakar Konsistensi Putusan Mahkamah Agung”, yang disampaikan dalam seminar “Sosialisasi Pemanfaatan Putusan Pengadilan” di Makassar tahun 2014. Alfeus juga aktif menulis di blog pribadi miliknya, yaitu catakum.com dan leteleso.blogspot.com.